Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/specweb/public_html/sch-id/util/konek.php on line 9

Deprecated: Function ereg() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 5

Notice: Undefined index: SESSTAMUGURU in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/judul.php on line 17

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Deprecated: Function ereg_replace() is deprecated in /home/specweb/public_html/sch-id/theme/tema_1/templ.php on line 33

Tetap semangat dalam upaya mencerdaskan kehidupan BANGSA

Hargailah Waktu

Kalender

TUGAS DAN PERAN GURU

1. TUGAS GURU Guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa. Tugas guru dalam bidang kemanusiaan adalah memposisikan dirinya sebagai orang tua ke dua. Dimana ia harus menarik simpati dan menjadi idola para siswanya. Adapun yang diberikan atau disampaikan guru hendaklah dapat memotivasi hidupnya terutama dalam belajar. Bila seorang guru berlaku kurang menarik, maka kegagalan awal akan tertanam dalam diri siswa. Guru adalah posisi yang strategis bagi pemberdayaan dan pembelajaran suatu bangsa yang tidak mungkin digantikan oleh unsur manapun dalam kehidupan sebuah bangsa sejak dahulu. Semakin signifikannya keberadaan guru melaksanakan peran dan tugasnya semakin terjamin terciptanya kehandalan dan terbinanya kesiapan seseorang. Dengan kata lain potret manusia yang akan datang tercermin dari potret guru di masa sekarang dan gerak maju dinamika kehidupan sangat bergantung dari "citra" guru di tengah-tengah masyarakat. 2. PERAN SEORANG GURU A. Dalam Proses Belajar Mengajar Sebagaimana telah di ungkapkan diatas, bahwa peran seorang guru sangar signifikan dalam proses belajar mengajar. Peran guru dalam proses belajar mengajar meliputi banyak hal seperti sebagai pengajar, manajer kelas, supervisor, motivator, konsuler, eksplorator, dsb. Yang akan dikemukakan disini adalah peran yang dianggap paling dominan dan klasifikasi guru sebagai: 1. Demonstrator 2. Manajer/pengelola kelas 3. Mediator/fasilitator 4. Evaluator B. Dalam Pengadministrasian Dalam hubungannya dengan kegiatan pengadministrasian, seorang guru dapat berperan sebagai: 1. Pengambil insiatif, pengarah dan penilai kegiatan pendidikan 2. Wakil masyarakat 3. Ahli dalam bidang mata pelajaran 4. Penegak disiplin 5. Pelaksana administrasi pendidikan C. Sebagai Pribadi Sebagai dirinya sendiri guru harus berperan sebagai: 1. Petugas sosial 2. Pelajar dan ilmuwan 3. Orang tua 4. Teladan 5. Pengaman D. Secara Psikologis Peran guru secara psikologis adalah: 1. Ahli psikologi pendidikan 2. Relationship 3. Catalytic/pembaharu 4. Ahli psikologi perkembangan 3. KOMPETENSI DAN PROFESIONALISME GURU A. Pengertian Kompetensi merupakan kemampuan dan kewenangan guru dalam melaksanakan profesi keguruannya. Profesional adalah suatu bidang pekerjaan yang memerlukan beberapa bidang ilmu yang secara sengaja harus dipelajari dan kemudian diaplikasikan bagi kepentingan umum. Dengan kata lain sebuah profesi rnemerlukan kemampuan dan keahlian khusus dalam melaksanakan profesinya. Pekerjaan yang bersifat profesional adalah pekerjaan yang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang khusus dipersiapkan untuk itu. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas maka pengertian guru profesional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru secara maksimaI. Dengan kata lain guru profesional adalah orang yang terdidik dan terlatih dengan baik serta memiliki pengalaman yang kaya di bidangnya. Yang dimaksud dengan terdidik dan terlatih bukan hanya memilki pendidikan formal tetapi juga harus menguasai berbagai� strategi atau teknik dalam KBM serta landasan-landasan kependidikan seperti tercantum dalam kompetensi guru dalarn uraian selanjutnya. Dalam melakukan kewenangan profesionalismenya, guru dituntut memiliki seperangkat kemampuan (kompetensi) yang beraneka ragam. Namun sebelum sampai pada pembahasan kompetensi ada beberapa syarat profesi yang harus dipahami terlebih dahulu. B. Syarat Profesi Mengingat tugas guru yang demikian kompleksnya, maka profesi ini memerlukan persyaratan khusus sebagai berikut: 1. Menuntut adanya keterampilan yang berdasarkan konsep dan teori ilmu� pengetahuan yang mendalam 2. Menekankan pada suatu keahlian dalam bidang tertentu sesuai dengan bidang profesinya. 3. Menuntut tingkat pendidikan keguruan yang memadai. 4. Adanya kepekaan terhadap dampak kemasyarakatan dari pekerjaan yang dilaksanakannya 5. Memungkinkan perkembangan sejalan dengan dinamika kehidupannya. Untuk itulah seorang guru harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk memenuhi panggilan tugasnya, baik berupa in-service training (diklat/penataran) maupun pre-service training (pendidikan keguruan secara formal). C. Jenis-jenis Kompetensi 1. Kompentensi Pribadi a. Mengembangkan Kepribadian� 1) Bertqwa kepada Allah SWT 2) Berperan akkif dalam masyarakat 3) Mengembangkan sifat-sifat terpuji sebagai seorang guru b. Berinteraksi dan Berkomunikasi 1) Berinteraksi dengan rekan sejawat demi pengembangan kemampuan profesional 2) Berinteraksi dengan masyarakat sebagai pengemban misi pendidikan c. Melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan 1) Membimbing siswa yang mengalami kesulitan belajar 2) Membimbing murid yang berkelainan dan berbakat khusus d. Melaksanakan Administrasi Sekolah 1) Mengenal administrasi kegiatan sekolah 2) Melaksanakan kegiatan administrasi sekolah e. Melaksanakan penelitian Sederhana Untuk Keperluan Pengajaran�� 1) Mengkaji konsep dasar penelitian ilmiah 2) Melaksanakan penelitian sederhana 2. Kompetensi Profesional a. Menguasai landasan kependidikan 1) Mengenal tujuan pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan Nasional 2) Mengenal fungsi sekolah dalam masyarakat. 3) Mengenal prinsip-prinsip psikologi pendidikan yang dapat dimanfaatkan dalam proses belajar mengajar. b. Menguasai bahan pengajaran 1) Menguasai bahan pengajaran kurikulum pendidikan dasar dari menengah 2) Menguasai bahan pengajaran. c. Menyusun program pengajaran 1) Menetapkan tujuan pembelajaran 2) Memilih dan mengembangkan bahan pembelajaran 3) Memilih dan mengembangkan media pengajaran yang sesuai 4) Memilih dan memanfaatkan sumber belajar. d. Melaksanakan program pengajaran 1) Menciptakan iklim belajar mengajar yang tepat� 2) Mengatur ruangan belajar 3) Mengelola interaksi belajar mengajar e. Menilai hasil dan proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan 1) Menilai prestasi murid untuk kepentingan pengajaran 2) Menilai proses belajar mengajar yang telah dilaksanakan.

Kesempurnaan Iman

99 Langkah Menuju Kesempurnaan Iman 01. Bersyukur apabila mendapat nikmat; 02. Sabar apabila mendapat kesulitan; 03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program; 04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan; 05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan; 06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan; 07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan; 08. Jangan usil dengan kekayaan orang; 09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang; 10. Jangan sombong kalau memperoleh kesuksessan; 11. Jangan tamak kepada harta; 12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan; 13. Jangan hancur karena kezaliman; 14. Jangan goyah karena fitnah; 15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri. 16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram; 17. Jangan sakiti ayah dan ibu; 18. Jangan usir orang yang meminta-minta; 19. Jangan sakiti anak yatim; 20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar; 21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil; 22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid); 23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu; 24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid; 25. Biasakan shalat malam; 26. Perbanyak dzikir dan do�a kepada Allah; 27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat; 28. Sayangi dan santuni fakir miskin; 29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah; 30. Jangan marah berlebih-lebihan; 31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan; 32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah; 33. Berlatihlah konsentrasi pikiran; 34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi; 35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan; 36. Jangan percaya ramalan manusia; 37. Jangan terlampau takut miskin; 38. Hormatilah setiap orang; 39. Jangan terlampau takut kepada manusia; 40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala; 41. Berlakulah adil dalam segala urusan; 42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah; 44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran; 45. Perbanyak silaturrahim; 46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam; 47. Bicaralah secukupnya; 48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya; 49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu; 50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur; 51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin; 52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga; 53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan; 54. Hormatilah kepada guru dan ulama; 55. Sering-sering bershalawat kepada nabi; 56. Cintai keluarga Nabi saw; 57. Jangan terlalu banyak hutang; 58. Jangan terlampau mudah berjanji; 59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara; 60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna; 61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh; 62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar; 63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu; 64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita; 65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi; 66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya; 67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita; 68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukan sesuatu pilihan 69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan. 70. Jangan melukai hati orang lain; 71. Jangan membiasakan berkata dusta; 72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian; 73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab; 74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan; 75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita 76. Jangan membuka aib orang lain; 77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita, lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita; 78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana; 79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan; 80. Jangan sedih karena miskin dan jangan sombong karena kaya; 81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara; 82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain; 83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara; 84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa; 85. Hargai prestasi dan pemberian orang; 86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan; 87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan. 88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuai dengan norma-norma agama dan kondisi diri kita; 89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisikal atau mental kita menjadi terganggu; 90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana; 91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita; 92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina; 93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kita sebelum dipastikan kebenarannya; 94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban; 95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan; 96. Jangan memforsir diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri; 97. Waspadalah akan setiap ujian, cobaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan; 98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan merusakan; 99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang �Sebarkanlah walau satu ayat pun� (Sabda Rasulullah SAW) �Nescaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.� (Surah Al-Ahzab:71)

Manfaat Globe

Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran tentang bentuk bumi, sehingga mendekati bentuk yang sebenarnya. Bentuk bumi yang bulat menyerupai bola dapat dilihat dengan bukti � bukti, antara lain : Bayangan bumi pada waktu terjadi gerhana bulan Kapal yang menuju ke pelabuhan yang kelihatan pertama kali asap dan kemudian cerobongnya dan akhirnya badan kapal seluruhnya Peristiwa fajar dan senja Perjalanan mengelilingi bumi yang dilakukan oleh orang Eropa Pemotretan bumi dari satelit menunjukkan bahwa gambar bumi bulat Kedudukan globe : Kedudukan globe agak condong sesuai dengan kemiringan sumbu bumi, yaitu membentuk sudut 66 ½ o terhadap garis eliptika. Bidang ekliptika adalah lingkaran yang ditempuh bumi mengelilingi matahari dalam waktu satu tahun. Sesuai kedudukannya, maka globe letaknya miring 23,5o terhadap bidang vertikal. Dengan kecondongan sumbu bumi ini mengakibatkan pergerakan semu matahari dana danya pergantian iklim yanga da di permukaan bumi. Manfaat globe : Globe dapat digunakan untuk keperluan Menunjukkan bentuk bumi secara utuh Menunjukkan garis lintang yang ada di bola bumi Dapat memperagakan rotasi bumi yaitu bergerak dari barat ke timur Menunjukkan terjadinya siang dan malam Menunjukkan pembagian waktu dan pembagian iklim Sumber : masdayatoke.wordpress.com dan Redaksi

Pengumuman Unair

[LENGKAP]

Penerimaan Mahasiswa Baru Unair

[LENGKAP]

Pengumuman Sekolah

Oleh Admin

SELURUH HONORER K2  AKAN DIANGKAT JADI CPNS

Para tenaga honorer kategori dua (K2) yang memenuhi aturan PP 48 Tahun 2005 dan PP 56 Tahun 2012, akan diangkat sebagai CPNS secara bertahap. Pernyataan ini disampaikan oleh Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja. "Seluruh honorer kategori dua akan diangkat bertahap. Tapi pengangkatannya kan harus ada syaratnya jadi bukan gratis," kata Setiawan yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (07/03/2014). Sesuai dengan surat edaran yang ditujukan kepada seluruh pimpinan instansi pusat dan daerah, tertanggal 27 Februari 2014. Kriteria tenaga honorer yang dapat diangkat menjadi CPNS adalah:

  • Honorer yang diangkat oleh PPK atau pejabat lain di Bidang Pemerintahan. 
  • Usia paling tinggi 46 tahun dan paling rendah 19 tahun pada 1 Januari 2006.
  • Memiliki masa kerja sebagai tenaga honorer paling sedikit 1 tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat pengangkatan sebagai CPNS masih bekerja secara terus-menerus. 
  • Penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD. 
  • Bekerja pada instansi pemerintah. 
  • Lulus seleksi Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB)  .            Syarat lain yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Tentu saja ini menjadi kabar gembira bagi para tenaga honorer K2 yang tahun ini namanya belum tercantum di pengumuman kelulusan tes CPNS K2. Seleksi CPNS K2 tahun 2013 kemarin diikuti oleh sebanyak 605 ribu peserta, jumlah honorer K2 yang diangkat menjadi CPNS sekitar 218 ribu orang.
  • Sumber: http://www.sekolahdasar.net

SKTP GURU BERDASARKAN DATA APLIKASI DAPODIKDAS

Oleh Admin

Profesi bagi guru yang telah sertifikasi akan didasarkan data pada Aplikasi Dapodikdas 2013/2014. Bagi guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik, nomor registrasi, dan telah memenuhi beban kerja mengajar minimal 24 jam per minggu memperoleh tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok.

PENCAIRAN TUNJANGAN PROFESI GURU

Oleh Admin

Assalamu'alaikum sahabat pembaca setia,

Disela kesibukan tugas-tugasku, maka aku sempatkan untuk mengisi berita ini guna melepas rasa rinduku kepada sahabat pembaca setia. Berita/info yang aku sampaikan ini berkisar tentang pencairan TPG yang sudah sekian minngu ditunggu tunggu. Namun bagi rekan2 Guru PNS  di wilayah Bondowoso, kita  hanya menerima SK dirjen namun belum ada kepastian kapan cairnya. sedangkan yang memiliki rekening Bank Jatim sudah bisa di cairkan.

Untuk Guru PNS yang lulus sertifikasinya tahun 2012 .................

Mekanisme Penerbitan SK Tunjangan Profesi Guru

Oleh Admin

Salah satu kriteria guru penerima tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok adalah guru yang memiliki Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). SK Tunjangan Profesi atau juga dikenal dengan SK Dirjen dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk satu tahun berjalan.

Kurikulum Baru Diterapkan Pada 30 Persen SD

Oleh Admin

Pada tahap pertama penerapan kurikulum baru yang dimulai Juni 2013 untuk tingkat sekolah dasar (SD) hanya akan menyasar kepada 30 persen SD yang ada di seluruh Indonesia. Pemilihan SD sebagai awal penerapan kurikulum 2013 tanpa terbatas pada wilayah, jenis sekolah dan akreditasinya.

==>>